Ide/Gagasan
Negara yang mendapat julukan sebagai negara maritim dan dikenal sebagai pemilik banyak pulau dengan jumlah kurang lebih 17.504 buah pulau (7.870 diantaranya telah mempunyai nama, sedangkan 9.634 belum memiliki nama) yang bernama Indonesia ini, memiliki keunikan dari berbagai macam suku bangsa serta keramahan penduduk yang mendiaminya. Indonesia memiliki semboyan Bhineka Tunggal Ika yang berarti ‘walaupun berbeda tapi tetap satu jua’ adalah negara yang memiliki sekitar 300 bahasa/dialek daerah. Tidak mengherankan jika diketahui bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan kebudayaan karena terdapat sekitar 1.128 suku bangsa yang telah ‘bermukim’ di negara ini.
Adapun kebudayaan yang memiliki pengertian sebagai seluruh cara kehidupan dari masyarakat manapun dan tidak mengenai sebagian dari cara hidup itu yaitu bagian yang oleh masyarakat dianggap lebih tinggi atau lebih diinginkan.
Suku Sunda adalah kelompok etnis yang berasal dari bagian barat pulau Jawa, Indonesia yang mencakup wilayah administrasi provinsi Jawabarat Suku Sunda merupakan etnis kedua terbesar di Indonesia, setelah etnis Jawa. Sekurang-kurangnya 15,41% penduduk Indonesia merupakan orang Sunda. Mayoritas orang Sunda beragama Islam. Namun dalam kehidupan sehari-hari, masih banyak masyarakat yang mempercayai kekuatan-kekuatan supranatural, yang berasal dari kebudayaan animisme dan Hindu. Kepercayaan tradisional Sunda Wiwitan masih bertahan di beberapa komunitas pedesaan suku Sunda, seperti di Kuningan dan masyarakat Suku Buday di Lebak yang berkerabat dekat dan dapat dikategorikan sebagai suku Sunda.
Jati diri yang mempersatukan orang Sunda adalah bahasanya dan budayanya. Orang Sunda dikenal memiliki sifat optimistis, ramah, sopan, dan riang, akan tetapi mereka dapat bersifat pemalu dan terlalu perasa secara emosional. Karakter orang Sunda seringkali ditampilkan melalui tokoh populer dalam kebudayaan Sunda; kabayan dan cepot. Mereka bersifat riang, suka bercanda, dan banyak akal, tetapi seringkali nakal.
Prestasi yang cukup membanggakan adalah banyaknya penyanyi, musisi, aktor dan aktris dari etnis Sunda, yang memiliki prestasi di tingkat nasional, maupun internasional.
Aktivitas
Suku sunda
Mayoritas masyarakat Sunda sebagai petani, dan berladang, ini disebabkan tanah Sunda yang subur. Sampai abad ke-19, banyak dari masyarakat Sunda yang berladang secara berpindah-pindah.
Selain bertani, masyarakat Sunda seringkali memilih untuk menjadi pengusaha dan pedagang sebagai mata pencariannya, meskipun kebanyakan berupa wirausaha kecil-kecilan yang sederhana, seperti menjadi penjaja makanan keliling, membuka warung atau rumah makan, membuka toko barang kelontong dan kebutuhan sehari-hari, atau membuka usaha cukur rambut. Beberapa jenis makanan jajanan tradisional Indonesia, seperti siomay, gado-gado, karedok, nasi gorang, cendol, buur ayam, roti bakar, bubur kacang hijau dan warung indomie diketahui penjualnya kebanyakan adalah suku Sunda. Profesi pedagang keliling banyak pula dilakoni oleh masyarakat Sunda, terutama asal Tasikmalaya dan Garut. Di wilayah perkotaan, banyak orang Sunda yang berprofesi sebagai pegawai negeri, penyanyi, seniman, dan pengusaha
Dalam ada sunda perkawinan satu pilihan calon mempelai yang ingin merayakan pesta pernikahannya. Khususnya mempelai yang berasal dari Sunda. Adapun rangkaian acaranya dapat dilihat berikut ini.
1. Nendeun Omong, yaitu pembicaraan orang tua atau utusan pihak pria yang berminat mempersunting seorang gadis.
2. Lamaran. Dilaksanakan orang tua calon pengantin beserta keluarga dekat. Disertai seseorang berusia lanjut sebagai pemimpin upacara. Bawa lamareun atau sirih pinang komplit, uang, seperangkat pakaian wanita sebagai pameungkeut (pengikat). Cincin tidak mutlak harus dibawa. Jika dibawa, bisanya berupa cincing meneng, melambangkan kemantapan dan keabadian.
3. Tunangan. Dilakukan ‘patuker beubeur tameuh’, yaitu penyerahan ikat pinggang warna pelangi atau polos kepada si gadis.
4. Seserahan (3 - 7 hari sebelum pernikahan). Calon pengantin pria membawa uang, pakaian, perabot rumah tangga, perabot dapur, makanan, dan lain-lain.
Benda/Wujud Fisik
Adapun benda-benda atau dalam bentuk apapun yang menjadi ciri khas atau simbol khusus baik dari suku sunda maupun dari suku betawi antara lain :
KESENIAN:
a. TARI JAIPONGAN
b. TARI MERAK
c. TARI TOPENG
d. WAYANG GOLEK
e. KETUK TILU
f. SENI BANGRENG
g. RENGKONG
h. KUDA RENGGONG
i. KECAPI SULING
KERAJINAN TANGAN:
wayang golek yang dikerjakan oleh Pandai C U P U M A N I K
MAKANAN:
1. Hayam Bakakak
2. Cumi Hideung
3. Sambal Goreng Ati Kentang
4. Sambal Goreng Kentang Mustofa
5. Kadedemes atau Oseng Kulit Sampeu
6. Kerupuk Melarat
7. Putri No'ong
Gurandilhttp://andyandi1-wujudkebudayaanmasyarakat.blogspot.com/2011/10/wujud-kebudayaan-masyarakat-indonesia.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar